//
you're reading...
Untaian Nashihat

Sungguh, Islam itu Indah

Sungguh, Islam itu Indah

Judul Asli : Ad-Durar Al-Mukhtasharah fii Mahaasin Al-Islaam
Penulis : Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di
Penerjemah : Abu Ismail Fuad
Cetakan : Pertama, Shafar 1429 H/ Maret 2008 M
Penerbit : Penerbit Al-Ilmu
Ukuran : 10 cm x 14,5 cm
Jumlah Halaman : 64
Cover : Ivory lapis kilap UV
Kertas Isi : HVS 70 gr
Berat : 160 gram
Jumlah Grosir : 0
Diskon Grosir : 30%
Harga : Rp7.500

Jumlah
Segala pujian bagi Allah Rabb semesta alam. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan, ampunan-Nya, serta meminta perlindungan kepada-Nya dari kejahatan jiwa kita dan keburukan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, tak seorangpun yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang Allah sesatkan, tiada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk.

Aku bersaksi tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul Allah. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad, penghulu para nabi dan rasul.

Selanjutnya:
Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah agama yang paling sempurna, terafdhal, tertinggi, dan termulia dibandingkan dengan agama-agama lainnya. Agama ini meliputi segala keindahan, kesempurnaan, keshalihan, kasih sayang, keadilan, dan kebijaksanaan yang menjadi saksi akan kesempurnaan mutlak, keluasan ilmu, dan hikmah yang dimiliki oleh Allah. Juga mempersaksikan bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sesungguhnya adalah Rasul Allah yang benar, bahwa Beliau seorang yang jujur terpercaya yang tidaklah berbicara atas dasar hawa nafsu,
إِنْ هُوَ إِلاَّ وَحْيٌ يُوْحَى
“Tidak lain daripada wahyu yang diberikan.” (An-Najm: 4)
Jadi, agama Islam menjadi bukti nyata terbesar dan saksi utama terhadap keesaan dan kesempurnaan mutlak yang menjadi milik Allah, serta menunjukkan akan kebenaran risalah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.
Tujuan dari penulisan saya ini ialah menampakkan dan menjelaskan -sebatas ilmu saya- pokok-pokok keindahan agama Islam yang agung. Walau dengan segala kedangkalan ilmu, saya akan menjelaskan kandungan kemuliaan, keelokan, dan kesempurnaan agama ini. Kemudian, walau kata-kataku sangat lemah dari menjelaskan secara global –apalagi merincinya-, akan tetapi apa yang tidak dapat diambil semuanya dan tidak dapat dicapai puncak dan kebanyakannya, maka tidak seharusnya ditinggalkan sekadar yang telah diketahui tentangnya, sebab Allah tidaklah membebani satu jiwa melainkan dengan apa yang ia sanggupi,
فَاتَّقُوْا اللّهَ مَا ا سْتَطَعْتُمْ
“Maka bertakwalah kepada Allah sesuai dengan kesanggupanmu.” (At-Taghaabun: 16)
Ilmu tentang keindahan Islam mempunyai beberapa faedah, di antaranya:
[1] Menyibukkan diri dengan tema termulia ini merupakan amal shalih paling afdhal, sedangkan mengetahui, membahas, memikirkan, dan menempuh semua jalan yang dapat mencapaikan kepada mengetahuinya merupakan hal terbaik yang hendaknya seorang hamba menyibukkan diri dengannya. Begitu juga waktu yang dihabiskan untuk hal ini adalah waktu yang akan menjadi keberuntungan bagi hamba bukan malah akan menyusahkannya.

[2] Mengetahui nikmat dan membicarakannya telah diperintahkan oleh Allah subhanahu wata’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, serta ia termasuk amal shalih yang terbesar. Lalu tanpa diragukan lagi bahwa pembahasan tentang keindahan Islam –di mana Allah tidaklah menerima agama selainnya- adalah mengenali, membicarakan, dan memikirkan nikmat Allah yang terbesar kepada hamba-Nya. Maka pembicaraan tentang perkara ini adalah kesyukuran kepada Allah subhanahu wata’ala dan akan mengundang tambahan nikmat ini.

[3] Manusia sangat berbeda-beda dalam tingkatan iman dan kesempurnaannya, semakin seorang hamba mengenali agama ini dan semakin ia mengagungkan, bahagia, dan girang dengan agama ini, maka keimanannya akan lebih sempurna dan keyakinannya akan lebih benar, sebab ia adalah bukti nyata atas semua pokok-pokok iman dan pondasinya.

[4] Bagian dakwah yang terbesar kepada agama Islam adalah menjelaskan kandungan keindahannya yang dapat diterima baik secara langsung atau setelah dipelajari oleh semua orang yang berakal dan mempunyai fitrah yang sehat.

Andaikan ada orang-orang yang mengajak kepada Agama ini dengan cara menjelaskan hakekat Islam yang sejati dan mereka menerangkan kebajikannya kepada seluruh makhluk, maka itu sudah sangat cukup untuk menarik makhluk masuk ke dalam Islam, sebab mereka dapat melihat Islam memenuhi kemaslahatan Agama dan dunia, serta kemaslahatan lahir dan batin. Tanpa perlu lagi menyibukkan diri untuk menjawab syubhat para pengkritik, dan tanpa perlu menyerang serta menyebutkan keburukan agama-agama mereka yang menyalahi Islam. Sebab Islam sendiri akan menolak semua syubhat yang datang kepadanya, karena Islam adalah kebenaran yang diikuti dengan penjelasan yang sangat terang dan bukti nyata yang menyampaikan kepada keyakinan penuh. Sehingga walau hanya sebagian dari hakekat agama ini yang disingkap, maka ia akan menjadi motivasi terbesar untuk menerima dan melebihkannya di atas agama yang lain.

Ketahuilah!! Keindahan Islam ini meliputi semua masalah yang diajarkannya, rambu-rambunya, pokok dan cabangnya, semua yang dia tunjukkan berupa ilmu syara’, ilmu hukum, ilmu alam, dan ilmu sosial. Namun bukan maksud kami di sini untuk menyebutkan semuanya secara terperinci, sebab hal ini akan menuntut pemaparan yang sangat panjang. Kami cuma bermaksud untuk menyebutkan contoh-contoh bermanfaat yang mewakili lainnya serta membukakan pintu bagi siapa saja yang hendak masuk kepadanya. Contoh-contoh ini tersebar dalam pokok dan cabang serta ibadah dan muamalah.

Daftar Isi
Daftar Isi
Muqaddimah
Keindahan Pertama: Agama Islam Berdiri di Atas Ushul Iman
Keindahan Kedua: Renungan terhadap Rukun-rukun Islam
Keindahan Ketiga: Perintah untuk Bersatu dan Sehati
Keindahan Keempat: Islam adalah Agama Rahmat, Berkah, dan Ihsan
Keindahan Kelima: Agama hikmah, fithrah, dan akal
Keindahan Keenam: Jihad, amar ma’ruf, dan nahi mungkar
Keindahan Ketujuh: Menghalalkan Jual Beli dan Beragam Muamalah
Keindahan Kedelapan: Menghalalkan yang Baik
Keindahan Kesembilan: Hak dan kewajiban
Keindahan Kesepuluh: Harta warisan
Keindahan Kesebelas: Hukum pidana
Keindahan Keduabelas: Menghalangi Penggunaan yang Memudharatkan
Keindahan Ketigabelas: Surat perjanjian
Keindahan Keempatbelas: Dorongan Memberi Utang Tanpa Bunga
Keindahan Kelimabelas: Dasar Pemecahan Masalah
Keindahan Keenambelas: Musyawarah
Keindahan Ketujuhbelas: Perbaikan Agama dan dunia
Keindahan Kedelapanbelas: Mengikat Ilmu, Agama, Pemerintahan, dan Hukum
Keindahan Kesembilanbelas: Tidak Bertentangan dengan Akal
Keindahan Keduapuluh: Pandangan Global tentang Penaklukan Islam
Keindahan Keduapuluh: Intisari

About ibnumunir

Saya seorang pemuda muslim. Kelahiran 7 Mei 1987 di Tapanuli Selatan,Sumatera Utara. Setelah menyelesaikan SD di Sumut, saya hijrah ke Pekanbaru bersama kakak saya hingga saya menyelesaikan SMK Pelayaran YAPII Pekanbaru. Sekarang saya sedang melanjutkan pendidikan di Akademi Maritim Yogyakarta . Saya sudah berada di semester III, tinggal 3 semester lagi.. Wah masih lama nih. Doakan y Tuan Putri semoga saya bisa menyegerakannya bagimu..

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Statistik Blog

  • 3,779 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 8 other followers

%d bloggers like this: