<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>"Qul Aamantu Billaahi Tsummas taqim"</title>
	<atom:link href="http://syahruramadhan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://syahruramadhan.wordpress.com</link>
	<description>Innallooha 'aalimil ghoibi wasy syahaadah Huwarrohmaanirrohiim</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Oct 2008 15:52:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='syahruramadhan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/e4b7f8b1e0d939f3f90d3d1d092fd7ab?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>"Qul Aamantu Billaahi Tsummas taqim"</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Hafalan Al-Qur’an Menjadi Mahar dalam Pernikahan</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/10/01/hafalan-al-qur%e2%80%99an-menjadi-mahar-dalam-pernikahan/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/10/01/hafalan-al-qur%e2%80%99an-menjadi-mahar-dalam-pernikahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 15:41:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Munakahat & Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Qur'an dan Syarah Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Hafalan Al-Qur’an Menjadi Mahar dalam Pernikahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Al-Ustadz Abu Ubaidah Syafruddin

أَنْكَحْتُكَهَا بِمَا مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ

Dari Sahl bin Sa’d As-Sa’idi radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “Aku nikahkan kamu dengan dia dengan mahar apa yang ada padamu dari Al-Qur`an.”

Hadits ini diriwayatkan oleh:

Al-Imam Ahmad rahimahullahu dalam Musnad-nya no. hadits 21733, 21783;

Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu dalam Kitabul Wakalah no. hadits 2310, Kitab Fadhailul Qur`an no. hadits 5029, no. hadits 5030, Kitabun Nikah no. hadits 5087, 5121, 5126, 5135, 5141, 5149, 5150;

Al-Imam Muslim rahimahullahu dalam Kitabun Nikah no. hadits 1425;

Al-Imam At-Tirmidzi rahimahullahu dalam Kitabun Nikah ‘an Rasulillah no. hadits 1023;

Al-Imam An-Nasa`i rahimahullahu dalam Kitabun Nikah no. hadits 3228, 3306;

Al-Imam Abu Dawud rahimahullahu dalam Kitabun Nikah no. hadits 1806;

Al-Imam Ibnu Majah rahimahullahu dalam Kitabun Nikah no. hadits 1879;

Al-Imam Malik rahimahullahu dalam Kitabun Nikah no. hadits 968;

Al-Imam Ad-Darimi rahimahullahu dalam Kitabun Nikah no. hadits 2104.

Adapun kelengkapan hadits di atas dalam Shahih Al-Bukhari Kitabun Nikah no. 5149:

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ يَقُولُ: إِنِّي لَفِي الْقَوْمِ عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِذْ قَامَتِ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّهَا قَدْ وَهَبَتْ نَفْسَهَا لَكَ فَرَ فِيهَا رَأْيَكَ. فَلَمْ يُجِبْهَا شَيْئًا، ثُمَّ قَامَتْ فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّهَا قَدْ وَهَبَتْ نَفْسَهَا لَكَ فَرَ فِيهَا رَأْيَكَ. فَلَمْ يُجِبْهَا شَيْئًا ثُمَّ قَامَتِ الثَّالِثَةَ فَقَالَتْ: إِنَّهَا قَدْ وَهَبَتْ نَفْسَهَا لَكَ فَرَ فِيهَا رَأْيَكَ، فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، أَنْكِحْنِيهَا. قَالَ: هَلْ عِنْدَكَ مِنْ شَيْءٍ؟ قَالَ: لاَ. قَالَ: اذْهَبْ فَاطْلُبْ وَلَوْ خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ. فَذَهَبَ فَطَلَبَ ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ: مَا وَجَدْتُ شَيْئًا وَلاَ خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ. فَقَالَ: هَلْ مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ شَيْءٌ؟ قَالَ: مَعِي سُورَةُ كَذَا وَسُورَةُ كَذَا. قَالَ: اذْهَبْ فَقَدْ أَنْكَحْتُكَهَا بِمَا مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ

Dari Sahl bin Sa’id As-Sai’di, ia berkata: Sesungguhnya aku berada pada suatu kaum di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba-tiba berdirilah seorang wanita seraya berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya dia telah menghibahkan dirinya untukmu, perhatikanlah dia, bagaimana menurutmu.”1 Beliau pun diam dan tidak menjawab sesuatupun. Kemudian berdirilah wanita itu dan berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya dia telah menghibahkan dirinya untukmu, perhatikanlah dia, bagaimana menurutmu.” Beliaupun diam dan tidak menjawab sesuatupun. Kemudian ia pun berdiri untuk yang ketiga kalinya dan berkata: “Sesungguhnya ia telah menghibahkan dirinya untukmu, perhatikan dia, bagaimana menurutmu.” Kemudian berdirilah seorang laki-laki dan berkata: “Ya Rasulullah, nikahkanlah saya dengannya.” Beliaupun menjawab: “Apakah kamu memiliki sesuatu?” Ia berkata: “Tidak.” Kemudian beliaupun berkata: “Pergilah dan carilah (mahar) walaupun cincin dari besi.” Kemudian iapun mencarinya dan datang kembali kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil berkata: “Saya tidak mendapatkan sesuatupun walaupun cincin dari besi.” Maka Rasulullah bersabda: “Apakah ada bersamamu (hafalan) dari Al-Qur`an?” Ia berkata: “Ada, saya hafal surat ini dan itu.” Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Pergilah, telah aku nikahkan engkau dengan dia dengan mahar berupa Al-Qur`an yang ada padamu.”

<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=90&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/10/01/hafalan-al-qur%e2%80%99an-menjadi-mahar-dalam-pernikahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mendahulukan Belajar Ilmu Syar’i</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/10/01/mendahulukan-belajar-ilmu-syar%e2%80%99i/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/10/01/mendahulukan-belajar-ilmu-syar%e2%80%99i/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 15:20:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fatwa Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Mendahulukan Belajar Ilmu Syar’i]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Asy-Syaikhul Muhaddits Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i

Tanya:

Apakah dalam belajar kita hanya mencukupkan diri dengan mempelajari ilmu syar’i (ilmu agama), tidak belajar ilmu dunia?

Jawab:

Asy-Syaikhul Muhaddits Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullahu menjawab:

“Ilmu yang wajib untuk kita pelajari dan kita dahulukan adalah ilmu syar’i. Ilmu inilah yang Allah Subhanahu wa Ta’ala wajibkan atas anda. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim.”

<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=79&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/10/01/mendahulukan-belajar-ilmu-syar%e2%80%99i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kayu Ajaib</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/10/01/kayu-ajaib/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/10/01/kayu-ajaib/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 15:17:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Fiqh dan Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Kayu Ajaib]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Di antara keajaiban kayu siwak, ia mengandung banyak zat-zat yang berfungsi bagi kesehatan gigi, dan mengandung aroma yang mengharumkan bau mulut, walau tak memakai sikat gigi. Silakan coba sendiri; banyak kok dijual dimana-mana.

Lebih ajaib lagi, “kayu ajaib” alias siwak ini bisa mendatangkan ridho Allah -Azza wa Jalla-. Subhanallah, alangkah ajaibnya kayu siwak ini. Mudah didapatkan, ringan dibawa, setiap saat bisa digunakan, murah harganya, oh ternyata bisa mendatangkan ridho Allah. Tak heran jika Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda,

السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

“Siwak adalah pembersih bagi mulut; sesuatu yang membuat Allah ridho”. [HR.Ahmad dalam Al-Musnad (6/47), Asy-Syafi’iy dalam Al-Umm (1/76) &#38; Musnad-nya (41), An-Nasa’iy dalam Kitab Ath-Thoharoh (5), Al-Baihaqiy dalam Al-Kubro (134, 136, dan 137), Syu’abul Iman (2118 &#38; 2777). Di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Al-Irwa’ (1/105/no.66)]

<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=76&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/10/01/kayu-ajaib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanggung Jawabmu di Rumah Suamimu</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/26/tanggung-jawabmu-di-rumah-suamimu/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/26/tanggung-jawabmu-di-rumah-suamimu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 09:30:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Munakahat & Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Untaian Nashihat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggung Jawabmu di Rumah Suamimu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Minimnya perhatian dan kelembutan seorang ibu yang tersita waktunya untuk aktivitas di luar rumah, jika mau disadari, sejatinya berpengaruh besar pada perkembangan jiwa anak. Terlebih jika keperluan anak dan suaminya malah diserahkan kepada sang pembantu/babysitter. Lantas di manakah tanggung jawab untuk menjadikan rumah sebagai madrasah bagi anak-anak mereka?

Banyak orang bodoh meneriakkan agar wanita jangan dikungkung dalam rumahnya, karena membiarkan wanita diam menganggur dalam rumah berarti membuang separuh dari potensi sumber daya manusia. Biarkan wanita berperan dalam masyarakatnya, keluar rumah bahu membahu bersama lelaki membangun negerinya dalam berbagai bidang kehidupan!!!

Demikian igauan mereka. Padahal dari sisi mana mereka yang bodoh ini dapat menyimpulkan bahwa separuh potensi sumber daya manusia terbuang? Dari mana mereka dapat istilah bahwa wanita yang diam di rumah karena mengurusi rumahnya adalah pengangguran? Ya, karena memang dalam defenisi kebodohan mereka, wanita pekerja adalah yang bergiat di luar rumah. Adapun yang cuma berkutat dengan pekerjaan domestik, mengurus suami dan anak-anaknya bukanlah pekerja tapi penganggur. Tidak memberikan pendapatan bagi negara.

<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=75&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/26/tanggung-jawabmu-di-rumah-suamimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mewaspadai Bahaya Ghibah</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/26/mewaspadai-bahaya-ghibah/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/26/mewaspadai-bahaya-ghibah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 09:12:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq dan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Li haadzaa uhibbu Rabbii]]></category>
		<category><![CDATA[Mewaspadai Bahaya Ghibah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Islam merupakan agama sempurna yang Allah Subhanahu wa Ta’ala anugerahkan kepada umat Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam. Kesempurnaan Islam ini menunjukkan bahwa syariat yang dibawa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam itu adalah rahmatal lil’alamin. Sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengkhabarkan di dalam firman-Nya (artinya): “Tidaklah Aku mengutusmu melainkan sebagai rahmatal lil’alamin.” (Al Anbiya’: 107)

<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=74&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/26/mewaspadai-bahaya-ghibah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adab Keluar Rumah</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/26/adab-keluar-rumah-2/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/26/adab-keluar-rumah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 09:06:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq dan Adab]]></category>
		<category><![CDATA[Untaian Nashihat]]></category>
		<category><![CDATA[Adab Keluar Rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Saudariku muslimah…

Walaupun syariat menetapkan engkau harus tinggal di rumahmu, namun bila ada kepentingan darurat, dibolehkan bagimu keluar rumah dengan memperhatikan adab-adab berikut ini:



<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=73&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/26/adab-keluar-rumah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islâm Datang Memuliakan Wanita</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/25/islam-datang-memuliakan-wanita/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/25/islam-datang-memuliakan-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 04:57:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Islâm Datang Memuliakan Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/25/islam-datang-memuliakan-wanita/</guid>
		<description><![CDATA[Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullahu menyatakan bahwa anak perempuan itu dikubur hidup-hidup oleh orang-orang jahiliyyah karena tidak suka dengan anak perempuan. (Tafsir Ibnu Katsir, 8/260)

Apabila anak perempuan itu selamat dari tindakan tersebut dan tetap hidup maka ia hidup dalam keadaan dihinakan, ditindas dan didzalimi, tidak diberikan hak waris walaupun si wanita sangat butuh karena fakirnya. Bahkan justru ia menjadi salah satu benda warisan bagi anak laki-laki suaminya apabila suaminya meninggal dunia. Dan seorang pria dalam adat jahiliyyah berhak menikahi berapa pun wanita yang diinginkannya tanpa ada batasan dan tanpa memerhatikan hak-hak para istrinya. (Al-Mu`minat, hal. 11)

Ini kenyataan yang didapatkan pada bangsa Arab sebelum diutusnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kenyataan buruk yang sama juga terdapat pada bangsa ajam. Kita tengok perlakuan bangsa Yunani dan Romawi yang dulunya dikatakan telah memiliki “peradaban yang tinggi”. Mereka menempatkan wanita tidak lebih dari sekedar barang murahan yang bebas untuk diperjualbelikan di pasaran. Wanita di sisi mereka tidak memiliki kemerdekaan dan kedudukan, tidak pula diberi hak waris.

<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=72&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/25/islam-datang-memuliakan-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Masih tidak Shalat ?</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/18/kenapa-masih-tidak-shalat-kenapa-masih-tidak-shalat-juli-31-2007/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/18/kenapa-masih-tidak-shalat-kenapa-masih-tidak-shalat-juli-31-2007/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 06:48:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Untaian Nashihat]]></category>
		<category><![CDATA[Kenapa Masih tidak Shalat ?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa Masih tidak Shalat ? Juli 31, 2007
Posted by Abu Aqil As-Salafy in Situs Bermanhaj Salafy.
trackback

Kenapa Tidak Shalat ?
 
1. Tidakkah engkau mengetahui bahwa Alloh memerintahkan kita untuk sholat ?
حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِين
“Peliharalah sholat, dan peliharalah sholat wustho, serta berdirilah untuk Alloh dengan tenang/khusu’.”
2. Tidakkah engkau mengetahui bahwa Rosululloh diakhir hayatnya berwasiat agar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=58&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/18/kenapa-masih-tidak-shalat-kenapa-masih-tidak-shalat-juli-31-2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Emansipasi, Propaganda Untuk Meruntuhkan Aqidah</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/07/emansipasi-propaganda-untuk-meruntuhkan-aqidah/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/07/emansipasi-propaganda-untuk-meruntuhkan-aqidah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 12:26:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan dan Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Untaian Nashihat]]></category>
		<category><![CDATA[Emansipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Propaganda Untuk Meruntuhkan Aqidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/07/emansipasi-propaganda-untuk-meruntuhkan-aqidah/</guid>
		<description><![CDATA[Banyaknya jalan Iblis untuk menjerat lawannya dan banyaknya pendukung dalam melaksanakan niatnya, mengharuskan kita agar selalu siap menghadapinya dengan persenjataan yang lengkap dan bekal yang cukup. Tidak ada senjata yang paling ampuh untuk menghadapi kekuatan Iblis dan segala manuvernya selain ilmu agama. Dan tidak ada perbekalan yang lengkap dalam perjalanan jihad melawannya melainkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا

“Hai orang-orang yang beriman, jika kalian bertakwa kepada Allah niscaya Allah akan menjadikan bagi kalian furqan (pembeda).” (Al-Anfal: 29)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ

“Barangsiapa yang Allah menginginkan kebaikan kepadanya, niscaya Allah akan menjadikan dia faqih dalam agama.”

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu maka Allah akan mudahkan jalannya menuju surga.”

<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=44&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/07/emansipasi-propaganda-untuk-meruntuhkan-aqidah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sungguh, Islam itu Indah</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/03/sungguh-islam-itu-indah/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/03/sungguh-islam-itu-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 03:17:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Untaian Nashihat]]></category>
		<category><![CDATA[Islam itu Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Sungguh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/03/dengar-streaming-kajian-live/</guid>
		<description><![CDATA[Selanjutnya:
Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam adalah agama yang paling sempurna, terafdhal, tertinggi, dan termulia dibandingkan dengan agama-agama lainnya. Agama ini meliputi segala keindahan, kesempurnaan, keshalihan, kasih sayang, keadilan, dan kebijaksanaan yang menjadi saksi akan kesempurnaan mutlak, keluasan ilmu, dan hikmah yang dimiliki oleh Allah. Juga mempersaksikan bahwa Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam sesungguhnya adalah Rasul Allah yang benar, bahwa Beliau seorang yang jujur terpercaya yang tidaklah berbicara atas dasar hawa nafsu,
إِنْ هُوَ إِلاَّ وَحْيٌ يُوْحَى
“Tidak lain daripada wahyu yang diberikan.” (An-Najm: 4)
Jadi, agama Islam menjadi bukti nyata terbesar dan saksi utama terhadap keesaan dan kesempurnaan mutlak yang menjadi milik Allah, serta menunjukkan akan kebenaran risalah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.
<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=43&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/04/03/sungguh-islam-itu-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bluetooth, Infra merah dan Kabel</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/03/30/bluetooth-infra-merah-dan-kabel/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/03/30/bluetooth-infra-merah-dan-kabel/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 15:49:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/03/30/nokia-care/</guid>
		<description><![CDATA[http://www.nokia.co.id/A4616075
1. Bagaimana menyiapkan koneksi Bluetooth?
Jika produk Nokia anda mendukung koneksi nirkabel Bluetooth, anda dapat mengaktifkan Bluetooth dari menu yang berjudul Konek., Koneksi, atau Konektivitas:
Bluetooth aktif – Pilih Ya untuk mengaktifkan Bluetooth.
Visibilitas telepon saya – Pilih Tunjukkan ke semua jika anda ingin telepon anda ditemukan oleh perangkat Bluetooth yang lain. Jika anda pilih Sembunyikan, telepon anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=42&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/03/30/bluetooth-infra-merah-dan-kabel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tauhîd sebagai Pondasi</title>
		<link>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/03/26/tauhid-sebagai-pondasi/</link>
		<comments>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/03/26/tauhid-sebagai-pondasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2008 05:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnumunir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah & Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Untaian Nashihat]]></category>
		<category><![CDATA[Tauhîd sebagai Pondasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/03/26/khitan-dan-hukumnya/</guid>
		<description><![CDATA[Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda: “Islam dibangun atas lima rukun: Allah Subhanahu wa Ta’ala ditauhidkan, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan haji.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya no.8, Kitabul Iman, Bab Du’a`ukum Imanukum, dan Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya no. 16, Kitabul Iman, Bab Bayani Arkanil Islami wa Da’a`imihil ‘Izhami. Lafadz ini milik Al-Imam Muslim. Juga diriwayatkan oleh Al-Hafidz Al-Mizzi dalam kitabnya Tuhfatul Asyraf bi Ma’rifatil Athraf (7047) menggolongkannya hadits ini dalam hadits-hadits yang Al-Imam Muslim menyendiri dalam periwayatannya.

Tambahan yang terdapat dalam Shahih Muslim:

فَقَالَ رَجُلٌ: الْحَجِّ وَصِيَامِ رَمَضَانَ؟ قَالَ: لاَ، صِيَامِ رَمَضَانَ وَاْلحَجِّ؛ هَكَذَا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ
Seseorang bertanya kepada Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma (setelah penyebutan hadits di atas): “Haji dan puasa Ramadhan?” Beliau menjawab (menyanggah): “Bukan, puasa Ramadhan dan haji. Demikianlah aku mendengarnya dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syahruramadhan.wordpress.com&blog=2766419&post=41&subd=syahruramadhan&ref=&feed=1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://syahruramadhan.wordpress.com/2008/03/26/tauhid-sebagai-pondasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ibnumunir</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>